Berita Terkini Warga Yosodadi Kompak Perbaiki Jembatan Rusak, Wujud Nyata Gotong Royong Masyarakat

Warga Yosodadi Kompak Perbaiki Jembatan Rusak, Wujud Nyata Gotong Royong Masyarakat

Metro Timur – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur. Warga bersama unsur pemerintah dan aparat bahu-membahu melakukan perbaikan sementara jembatan penghubung RW 05 dan RW 06 yang mengalami kerusakan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan perbaikan tersebut dikoordinasikan oleh pihak kelurahan bersama LPM, Ketua RW, RT, serta masyarakat sekitar. Sejak pagi hari, warga tampak bergotong royong mengangkut material, memperbaiki badan jembatan, hingga memperkuat struktur penyangga agar tetap aman dilalui masyarakat.

Camat Metro Timur, Ferry Handono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan gerakan murni masyarakat yang mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pamong kelurahan, LPM, hingga unsur Koramil.

“Ini gerakan murni dari masyarakat, khususnya warga RW 05 dan RW 06 Yosodadi serta warga sekitar. Kami di sini hanya membersamai. Alhamdulillah, masyarakat sangat peduli dan antusias dalam membantu perbaikan jembatan ini,” ujarnya.

Menurut Ferry, partisipasi warga sangat luar biasa. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa uang tunai sebesar Rp.6.000.000 Juta, tetapi juga material bangunan seperti pasir, semen, dan batu dengan total nilai mencapai lebih dari Rp25.000.000 Juta. Pemerintah Kota Metro melalui Wali Kota Metro juga turut memberikan bantuan material guna mendukung kelancaran proses perbaikan.

Jembatan yang berada di Jalan Lumba-Lumba tersebut diketahui menjadi akses penting bagi masyarakat. Selain menjadi jalur alternatif warga, jembatan itu juga digunakan oleh anak-anak sekolah dan masyarakat untuk distribusi hasil pertanian.

“Karena ini jalur alternatif yang banyak digunakan anak sekolah dan masyarakat membawa hasil bumi, maka harus segera ditangani agar tidak menimbulkan korban,” tambahnya.

Ferry Handono selaku Camat Metro Timur menjelaskan, perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah. Kondisi struktur jembatan, khususnya bagian aramco, masih akan dievaluasi bersama Dinas PUPR Kota Metro.

“Kita masih melihat apakah struktur aramco-nya masih turun atau tidak. Kalau masih turun kemungkinan harus dibongkar total. Namun kalau hasil pengerjaan masyarakat ini cukup kuat dan stabil, sementara masih bisa digunakan,” terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa laporan terkait kondisi jembatan tersebut telah diteruskan kepada pimpinan daerah. Bahkan, Wali Kota Metro turut mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan menitipkan salam kepada warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 06 Yosodadi, Juniawan, mengatakan kerusakan jembatan mulai terjadi sejak Januari lalu dan semakin parah dalam satu hingga dua bulan terakhir akibat tingginya intensitas hujan.

“Yang paling parah akhir-akhir ini karena curah hujan tinggi. Kalau kendaraan berat jarang lewat sini, jadi memang faktor utama karena hujan,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat segera melakukan pembangunan permanen agar jembatan menjadi lebih kuat dan aman digunakan masyarakat.

“Ini sifatnya sementara. Harapan warga tentu ke depan jembatan ini bisa segera diperbaiki secara permanen dan dibuat lebih kokoh,” pungkasnya.

Sc: (Aliando)

(Red)(Admmetim)(df)

Related Post