Metro Timur — Komitmen membangun dari akar rumput kembali ditegaskan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Yosodadi yang digelar pada Selasa, 13 Januari 2026, di Aula Kelurahan Yosodadi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Metro Metro bersama jajaran pemangku kebijakan Kota Metro.
Mengusung tema “Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi–Sosial Berkelanjutan”, Musrenbang Yosodadi tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyatukan gagasan, kebutuhan, dan harapan masyarakat dalam satu arah pembangunan yang berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri WaliKota Metro, Asisten II, Staf Ahli, Kepala Bappeda, serta perwakilan perangkat daerah, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disnakertrans, Dinas Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas PPPAPPKB, Kesbangpol, serta TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam forum tersebut, Walikota Metro menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang terbangun, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia serta kuatnya modal sosial masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam melahirkan program yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan.
Berbagai usulan pembangunan disampaikan secara terbuka dan partisipatif, mulai dari penguatan layanan dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga program sosial yang berorientasi pada keberlanjutan. Musrenbang menjadi wadah penyelarasan antara kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan Kota Metro.
Melalui Musrenbang Kelurahan Yosodadi, Pemerintah Kota Metro berharap setiap perencanaan yang dirumuskan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi dan sosial masyarakat. Dari Yosodadi, semangat membangun bersama terus dirajut demi terwujudnya Kota Metro yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Red)(Admmetim)(df)







