Berita Terkini Perkuat Sinergi Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan, Camat Metro Timur Sambut Tim Penyuluh Mabes TNI

Perkuat Sinergi Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan, Camat Metro Timur Sambut Tim Penyuluh Mabes TNI

METRO TIMUR — Pemerintah Kecamatan Metro Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan lingkungan dan ketahanan wilayah. Hal ini tercermin dalam kegiatan penyuluhan dan edukasi pencegahan Kebakaran Hutan, Lahan, dan Rumah (Karhutla) yang menghadirkan Tim Penyuluh dari Mabes TNI di Aula Kecamatan Metro Timur, Selasa (15/9/2026). Acara strategis ini disambut hangat oleh Camat Metro Timur, Ferry Handono, bersama jajaran Forkopimcam, lurah se-Kecamatan Metro Timur, serta unsur kelembagaan masyarakat mulai dari pengurus LKK, LPM, ketua RT/RW, Karang Taruna, Linmas, BPBD, hingga tokoh masyarakat setempat.​

Potensi Pertanian dan Tantangan Lingkungan di Metro Timur​Dalam pemaparannya, Camat Metro Timur Ferry Handono mengungkapkan bahwa wilayahnya memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Dari total luas wilayah 11,78 kilometer persegi, sekitar 47 hektare merupakan lahan pertanian produktif dengan estimasi produksi mencapai 2.362 ton atau bernilai kurang lebih Rp15 miliar.​

Kendati demikian, Ferry juga secara terbuka menyoroti tantangan nyata terkait ancaman kebakaran yang dihadapi sepanjang tahun 2026. Tercatat ada 15 kejadian kebakaran di wilayah Metro Timur, dengan rincian:​

7 kejadian kebakaran rumah

​5 kejadian kebakaran lahan

​3 kejadian kebakaran lainnya (melibatkan sampah, kendaraan bermotor, hingga pohon)​

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya api, terutama saat memasuki musim kemarau. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat bisa terus diperkuat dalam upaya pencegahan,” ungkap Ferry.​

Pesan TNI: Penghijauan Berkelanjutan dan Kesiapsiagaan Sarpras​Sementara itu, Ketua Tim Satgas yang diwakili oleh Kolonel Inf. Andi Kusworo menegaskan bahwa pelaksanaan tugas TNI merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk tidak hanya menanam pohon, tetapi juga merawatnya hingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.​

“Budaya merawat lingkungan ini perlu ditanamkan kepada generasi muda. Selain itu, ancaman kebakaran lahan akibat cuaca panas dan aktivitas lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak,” tegas Kolonel Andi.​

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk keberadaan kendaraan pemadam kebakaran yang dinilai sangat vital untuk melindungi permukiman warga, terutama pada musim kemarau.​

Di sisi lain, Kolonel Andi mengapresiasi potensi sumber daya air dan jaringan irigasi di Metro Timur yang dinilai sudah relatif baik dan perlu terus dijaga guna menopang ketahanan wilayah.​Melalui momentum ini, sinergi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kesiapsiagaan yang optimal dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana kebakaran di Kota Metro. (Red)(Admmetim)(df)

Related Post

Staf Perekonomian Kecamatan Metro Timur Hadiri Kegiatan Poswanling di Kelurahan YosodadiStaf Perekonomian Kecamatan Metro Timur Hadiri Kegiatan Poswanling di Kelurahan Yosodadi

Metro Timur, 6 Maret 2025 – Staf Perekonomian Kecamatan Metro Timur turut membersamai kegiatan Pos Pelayanan Terpadu Kesehatan Lingkungan (Poswanling) yang diselenggarakan di Kelurahan Yosodadi. Kegiatan ini menjadi bagian dari