Metro Timur – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga Kelurahan Iringmulyo. Pada Minggu, 19 Juli 2026, warga RW 13 melaksanakan kegiatan penambalan jalan berlubang secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah ruas jalan lingkungan yang menjadi akses utama permukiman, yaitu Jalan Mulia 2, Jalan Teladan, dan Jalan Nurul Iman. Penambalan dilakukan secara bergotong royong dengan memanfaatkan material yang berasal dari sumbangan sukarela masyarakat.
Ketua RW 13, Barkah, menyampaikan bahwa antusiasme warga sangat tinggi. Masyarakat secara sukarela berpartisipasi dengan menyumbangkan berbagai kebutuhan material, seperti batu split, pasir, dan semen, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian warga dalam memelihara fasilitas lingkungan. Selain memperbaiki kondisi jalan, upaya ini juga menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan,” ujar Barkah.
Meski demikian, warga berharap penanganan yang lebih permanen dapat segera dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR)** apabila kondisi keuangan daerah telah memungkinkan, sehingga kualitas jalan lingkungan dapat ditingkatkan secara menyeluruh.
Sementara itu, Lurah Iringmulyo memberikan apresiasi kepada jajaran pamong dan masyarakat RW 13 atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gotong royong merupakan salah satu kekuatan utama masyarakat dalam menjaga sarana dan prasarana lingkungan.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kelurahan Iringmulyo akan terus mengawal usulan perbaikan jalan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun melalui aspirasi anggota DPRD, sehingga kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat menjadi prioritas pembangunan di masa mendatang.
Melalui semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kondisi jalan lingkungan tetap aman, nyaman, dan layak digunakan, sembari menunggu realisasi program pemeliharaan jalan dari pemerintah daerah. (Red)(Admmetim)(df)


