Metro Timur, Lampung – Mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Metro Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi Bencana pada Rabu, 15 April 2026, di Aula Kecamatan Metro Timur.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Danramil Metro, jajaran Polsek Metro Timur, para Kepala Puskesmas, Lurah se-Kecamatan Metro Timur, relawan BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran Pemerintah Kecamatan mulai dari Sekretaris Camat hingga para Kepala Seksi.
Dalam rakor tersebut, dibahas secara mendalam terkait data mitigasi risiko dampak El Nino yang berpotensi menimbulkan berbagai bencana, seperti suhu ekstrem, kebakaran, kekeringan, hingga peningkatan penyakit dan gangguan kesehatan masyarakat.
Sebagai langkah antisipatif, peserta rapat sepakat untuk segera melakukan pendataan terhadap potensi sumber air, baik sumur bor, hidran umum, maupun jaringan PDAM. Selain itu, juga akan dilakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan kekeringan, kebakaran, serta wilayah yang berisiko pohon tumbang.
Pendataan ini menjadi langkah strategis dalam upaya menekan risiko bencana, sekaligus sebagai dasar penyusunan langkah penanganan yang cepat, tepat, efektif, dan terukur.
Tak hanya itu, dalam rakor tersebut juga disepakati pembentukan Tim Reaksi Cepat Tanggap Bencana di tingkat kecamatan. Tim ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana ke depan.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Kecamatan Metro Timur berkomitmen untuk lebih siap dalam menghadapi dampak El Nino, serta meminimalisir risiko yang dapat merugikan masyarakat. (Red)(Admmetim)(df)





