Metro Timur — Aula Kelurahan Tejoagung, Senin (12/1/2026), berubah menjadi ruang dialog pembangunan ketika Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan digelar dengan melibatkan lintas unsur pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Metro Timur bersama Wakil Wali Kota Metro, menandai kuatnya komitmen pemerintah dalam menyusun perencanaan yang berangkat dari suara warga.
Musrenbang tersebut turut dihadiri Asisten II, Staf Ahli, Kepala Bappeda, serta jajaran kepala perangkat daerah, antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disnakertrans, Dinas Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas PPPAPPKB, dan Kesbangpol. Hadir pula TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga yang antusias menyampaikan gagasan.
Berbeda dari sekadar agenda formal, Musrenbang Kelurahan Tejoagung menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Beragam usulan strategis mengemuka, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan, penguatan layanan kesehatan dan sosial, hingga program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Camat Metro Timur menegaskan bahwa Musrenbang merupakan fondasi penting dalam membangun daerah secara partisipatif. “Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah hadir untuk mendengar, mencatat, dan mengawal aspirasi tersebut agar dapat diwujudkan,” ujarnya.
Kehadiran lengkap perangkat daerah memungkinkan setiap usulan langsung mendapatkan tanggapan teknis, sehingga proses perencanaan menjadi lebih efektif dan terarah. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan program pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Melalui Musrenbang Kelurahan Tejoagung, Pemerintah Kota Metro kembali menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar angka dan dokumen, melainkan cerita bersama tentang harapan, kebutuhan, dan masa depan masyarakat yang dibangun melalui kebersamaan dan gotong royong. (Red)(Admmetim)(df)





